Selasa, 21 April 2015

Jalan Berbeda

Ternyata memang benar. Aku dan kamu seperti tengah tersapu debu. Tertutup kabut untuk saling melihat bayangan masing-masing. Seperti tengah terhempas badai salju yang kecepatannya tak dapat terukur. Menyisakan kenangan yang semakin jauh.

Teman. Sekarang aku hanya bisa menatapmu dari jauh. Berharap kamu akan berbalik dan sekedar menyapaku. Bukan, bukan aku yang tidak mau menegurmu, aku hanya tidak ingin mengganggu aktivitasmu. Ya, kamu dengan dunia barumu.

Teman. Ingatkah dulu kenangan yang pernah kita lakukan bersama? Ingatkah kau tentang kita yang berusaha menentang hujan demi mengejar menit? Ingatkah kau tentang aku yang sering mengeluh padamu, teman, aku sendirian..

Dulu, kita sering berbagi cerita. Masalah tak penting pun kita bahas juga. Hanya sekedar pengisi waktu luang. Ya, itu memang cara kita menghabiskan waktu bersama. Hanya antara kau dan aku. Dan juga kenyamanan yang ada diantara kita.

Teman. Apakah jalan kita sekarang sudah berbeda? Apakah tak ada lagi penghubung kita dikala suka? Atau penjaga kita dikala duka? Tak adakah aku lagi dihidupmu?

Kita yang dulu tertawa tanpa henti. Kita yang dulu menangis dalam elegi. Kita yang dulu saling berbagi sepi. Terlalu banyak kita yang dulu, teman. Terlalu banyak kenangan ini.

Teman, dalam mimpi-mimpi senduku, dalam sepinya malamku, aku hanya bisa mengusap fotomu. Mengingat semua momen kita yang telah berlalu. Sesakit inikah rasanya menjadi dua orang yang berbeda? Berada dalam satu ruang yang sama, namun enggan tuk menyapa. Merasa telah berbeda. Hanya kegelisahan kapan perpisahan akan datang, saling membuang nafas jengah, kenapa kita yang sekarang begitu sulit untuk bersua?

Teman. Bolehkah aku sekedar berharap saat ini? Kau akan berbalik dan merangkulku lagi? Kau benar, sekarang aku tidak lagi sendiri. Begitu pula denganmu, bukan? Tapi bolehkah aku bersikap egois? Bolehkah aku meminta sedikit waktumu untuk menemaniku lagi?
Teman, aku rindu padamu. Rindu, teramat rindu.

Seseorang yang hanya mengamatimu dari jauh, yang menanggung rindu. Ia hanya ingin berkata, kembalilah, sahabatku.

1 komentar:

  1. Iron Nitride Gun coating - Titanium-Arts.com
    It also works as a coating for various titanium dioxide skincare rust resistant material. One can citizen titanium dive watch get a 3×3, or 3×4 micro hair trimmer or 3×4. Iron Nitride for Chrome. Iron ecosport titanium Nitride. ford fusion titanium

    BalasHapus